Penggunaan kaca untuk rumah

https://i2.wp.com/bopswave.googlepages.com/englishflag.jpg English version

05 July 2008

Rumah yang indah, dengan keleluasaan memandang alam sekitar, adalah sebuah kenyamanan tersendiri. Kaca adalah material bangunan yang memungkinkan kita melihat ada apa dibaliknya, sehingga mata dapat melihat lebih jauh, meskipun secara ruang terbatasi oleh kaca tersebut.


Kaca yang memungkinkan pandangan lebih luas dan tidak terbatas pada sisi tembok. Ini bisa menimbulkan kesan terbuka dan bebas.

Material kaca

Kaca, adalah unsur material bangunan yang sangat populer akhir-akhir ini, terutama karena penggunaannya pada rumah-rumah tinggal modern semakin diminati. Bahkan kaca adalah material baru yang muncul dalam arsitektur modern. Kaca hadir sebagai material yang unik dengan karakter transparan dengan berbagai aplikasi.


Photo by Aga & Miko Materne, Stock.xchange

Penggunaan kaca bervariasi dari digunakan untuk atap, dinding, lantai, jendela dan pintu, serta anak tangga. Kaca memiliki berbagai spesifikasi yang bervariasi sehingga memudahkan penggunaan untuk berbagai keperluan.

Penggunaan kaca sebagai atap biasanya pada atap carport, skylight, teras, maupun bagian lainnya. Atap kaca memiliki karakter transparan yang biasanya dibuat untuk menghalangi masuknya hujan, bukan sinar matahari. Kaca yang sebaiknya digunakan memiliki ketebalan minimal 12 mm, berjenis tempered (diproses suhu tinggi sehingga lebih kuat) dan laminated (memiliki lapisan penahan agar pecahan tidak tersebar).


Kaca membuat rumah ini terlihat indah
Photo by Probo Hindarto

Penggunaan kaca untuk dinding kaca dapat memberikan keleluasaan pandangan baik dari dalam ke luar maupun dari luar kedalam. Pada desain yang tepat guna, keleluasaan pandangan ini dinilai sangat bermanfaat, misalnya antara ruang keluarga dan taman, sehingga taman dapat dinikmati secara penuh dari dalam rumah.

Kaca dapat digunakan sebagai pengganti dinding, dengan perlakuan khusus tentunya. Penggunaan pada dinding biasanya dibuat pada area-area tertentu yang tidak membutuhkan privasi penghuni, seperti area tangga, bahkan kadang ruang tamu juga dibuat transparan.


Kaca untuk atap
Photo by Probo Hindarto

Lantai bisa juga dibuat dari kaca lho, bila ketebalannya sudah dipikirkan matang. Ketebalan kaca bisa mencapai 2 cm dan dalam potongan-potongan kecil yang diletakkan diatas frame atau dudukan dari rangka aluminium.

Penggunaan kaca pada pintu dan jendela, ini sudah tidak asing lagi, bahkan dimana-mana orang telah menggunakan kaca sebagai material jendela dan pintu. Penggunaannya juga sudah sangat bervariasi bentuk dan ukurannya. Fungsi utamanya adalah sebagai tempat masuknya cahaya dari luar maupun dari dalam. Besar kecilnya kaca tergantung pada kebutuhan dan desain jendela dan pintu. Usahakan agar jendela dan pintu tidak terlalu terekspos sinar matahari karena akan mempercepat naiknya suhu ruangan.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s