Keselamatan anak di bordes tangga dan jendela


Anak-anak yang masih kecil memang akan cukup terlatih untuk naik turun tangga, namun faktor keselamatan tetap dipikirkan.
(Gambar dari sebuah rumah didesain astudio)


11 Agustus 2007 –

Anak-anak, sebagai belahan jiwa yang kita sayangi, memang memerlukan perhatian akan keselamatannya, baik di jalan, di sekolah, maupun dirumah. Meskipun berada dirumah, kadang-kadang kecelakaan dapat terjadi, seperti terjatuh dari tangga, terpeleset di kamar mandi dan sebagainya. Tentunya kita tidak ingin hal-hal itu terjadi. Meskipun sebagai orang tua telah melakukan hal-hal terbaik, tak ayal ada banyak hal yang bisa jadi luput dari perhatian kita.

Sebagai contoh, area tangga yang selalu dinaiki anak-anak setiap hari. Memang sih, anak-anak akan semakin terlatih setiap harinya dengan tangga. Bila boleh disebut, hampir pasti anak-anak sangat terlatih dengan setiap hari naik turun tangga sehingga kita seringkali agak terlupa dengan keselamatan mereka.

Area tangga di sebuah rumah ini cukup menarik, karena sang pemiliknya yang benama pak dan bu Hadi menambahkan feature untuk keselamatan anak pada area bordes dan pembatas tangga. Hal ini sempat terpikirkan oleh kedua orang tua yang cukup jeli ini, dengan menambahkan semacam pagar pembatas.

Ceritanya, pada area lantai dua dimana anak-anak yang masih tergolong usia TK dan SD tidur di kamar masing-masing, seringkali anak-anak naik-turun tangga untuk sekedar bermain-main. Batas area lantai dua dan tangga ditambahkan agar bila kedua orang tua ingin anak-anak tetap di lantai dua atau pada malam hari, bisa ditutup dan menambah tingkat keselamatan anak di rumah.

Pagar pembatas yang mirip seperti pagar rumah diluar ini ditambahkan pada area bordes tangga, karena jendela yang ada hingga ke lantai, sehingga dikuatirkan keselamatan anak-anak. Uniknya pagar pembatas ini justru malah menambah estetika atau keindahan rumah, karena unsur-unsur garisnya yang terkesan modern.


Sebuah pagar mirip pagar rumah agar anak tidak naik turun dibuat dengan cukup manis dan dapat menyatu dengan gaya arsitektur rumah dan interiornya.

(Gambar dari sebuah rumah didesain astudio)

Di lantai dua, sebuah pagar yang dapat dibuka tutup menjadi ide yang sangat menarik. Pagar ini menyatu dengan bentuk pagar railing antara lantai dua dan void. Sebuah ide yang sangat menarik bukan? Mungkin Anda bisa menerapkannya dirumah.

Terimakasih untuk pak dan bu Hadi atas ide unik ini.


________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s