Memakai jasa kontraktor

23 Juli 2007
Kontraktor atau pemborong adalah pihak yang melaksanakan sebuah proses pembangunan, merupakan sebuah bagian dari industri rancang bangun. Menggunakan jasa kontraktor sebenarnya cukup mudah, terutama bila kita sudah mengetahui kualitas hasil pekerjaan dari kontraktor yang bersangkutan.



Sebuah pekerjaan pembangunan rumah tinggal dalam proses.
(sumber gambar: Dokumen pekerjaan astudio)

Mengapa diperlukan kontraktor? Hal ini karena kadang kita tidak bisa mengawasi atau membangun rumah sendirian, dimana kita harus menjadi mandor, mengawasi pekerja, membeli material dan sebagainya. Kontraktor dapat membantu kita dengan pekerjaan-pekerjaan ini, karena mereka sudah terlatih untuk itu.

Peran kontraktor diperlukan setelah dokumen gambar seperti denah, tampak, potongan, serta rencana anggaran bangunan (RAB) selesai dibuat oleh seorang arsitek. Arsitek dalam hal ini bisa menjadi media penghubung Anda dengan seorang pemborong. Sebaiknya Anda berhati-hati dengan kontraktor yang menggratiskan biaya desain, karena biasanya desain tidak dibuat untuk kualitas, melainkan untuk kuantitas yang menguntungkan bagi kontraktor tersebut.

Sebelum menggunakan jasa kontraktor, ada hal-hal yang sebaiknya diperhatikan, seperti bagaimana hasil pekerjaan dari kontraktor tersebut, mintalah contoh atau datangilah proyek yang pernah dibangun oleh sang kontraktor. Dengan demikian kita mendapatkan gambaran bagaimana hasil kerjanya bila kita gunakan membangun rumah atau bangunan kita. Dengarkan pula komentar dan testimoni mereka yang pernah menggunakan jasa kontraktor tersebut, agar Anda lebih yakin.

Kontraktor bisa jadi merupakan sebuah badan jasa seperti CV atau PT, atau merupakan kontraktor perseorangan untuk proyek-proyek kecil seperti rumah tinggal. Setelah menentukan kontraktor yang Anda percayai, akan dibuat surat perjanjian tentang bagaimana proses kerja dalam pembangunan.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan dalam proses kerja, misalnya seperti borongan, borong upah, borongan per pekerjaan. Borongan yaitu semua pekerjaan dalam membangun dilakukan oleh kontraktor, dalam hal ini kontraktor akan mencari bahan-bahan material, mencari tukang, mencari subkontraktor dan melakukan proses pembangunan hingga jadi.

Borong upah dilakukan bila material dicari dan diusahakan ada oleh pemilik rumah sendiri, sehingga pekerjaan kontraktor hanya mengawasi pekerjaan, mencari tukang dan sebagainya. Borongan per pekerjaan dilakukan bila Anda mencari berbagai kontraktor atau sub kontraktor untuk berbagai pekerjaan, mislnya pekerjaan atap sendiri, pekerjaan kusen sendiri, dan pekerjaan-per pekerjaan dilakukan secara terpisah oleh kontraktor yang berbeda.

Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan kontraktor Anda tentang jenis kontrak kerja yang Anda inginkan, sekaligus biarkan sang kontraktor menjelaskan bagaimana biasanya pekerjaan dilakukannya. Dalam hal ini Anda bisa menilai apakah Anda tetap menghendaki kontraktor tersebut menggarap bangunan Anda.

Idealnya, arsitek harus diikutkan dalam proses pembangunan, sebagai arsitek pengawas. Bila Arsitek Anda telah selesai dengan gambar bangunan Anda, sebaiknya mintalah kesediaan untuk mengawasi proses pekerjaan dari pembangunan tersebut. Namun bila arsiteknya tidak memungkinkan untuk mengawasi, Anda bisa menggunakan jasa arsitek pengawas yang bisa mengawasinya, dengan catatan arsitek pengawas tersebut bisa memahami gambar kerja yang sudah ada. Bila arsitek pengawas tersebut juga belum bisa didapatkan, Anda harus meyakinkan diri bila menggunakan kontraktor, harus bisa membangun sesuai spesifikasi gambar dan rencana anggaran yang sudah ditetapkan sebelumnya. Biasanya kontraktor akan membuat rencana anggaran biaya (RAB) dari versi kontraktor. Bila Anda memiliki RAB dari versi perancang, bisa digunakan untuk menjadi perbandingan.

Dalam kontrak kerja bersama kontraktor, terdapat berbagai poin yang menjelaskan

  • Harga pembangunan dan bagaimana sistem pembayaran (termin), yaitu sistem pembayaran berkala untuk kontraktor tersebut, dimana dalam prosesnya harus ada semacam laporan hasil kerja yang sudah dilakukan
  • Proses kerja, dimulai kapan dan diakhiri kapan. Dalam masa tersebut, terdapat progress atau hasil pekerjaan yang sudah dilakukan. Setiap pekerjaan harus dijadwalkan selesai pada tanggal berapa dengan jelas.
  • Spesifikasi material atau bahan bangunan sesuai dengan gambar yang dibuat oleh arsitek.
  • Terdapat masa garansi dari pembangunan rumah, yaitu tenggang waktu dimana setelah pekerjaan selesai dilakukan, dimasa ini Anda sebagai pemilik bisa meneliti kualitas, kerusakan atau kekurangan dari bangunan bersangkutan, dan Anda berhak untuk mengajukan perbaikan pada kontraktor.

Nantinya, sebelum proses kerja dimulai pihak pemilik rumah dan kontraktor menandatangani bersama surat perintah kerja (SPK), dimana berarti sebuah pekerjaan pembangunan dimulai. Setelah selesai semua proses membangun beserta dengan masa garansinya, Anda akan menerima surat penyerahan bangunan sudah selesai dibangun dengan spesifikasi yang ditetapkan, artinya kontrak kerja konstruksi bangunan sudah selesai semua.

Demikianlah, sekelumit gambaran tentang memakai jasa kontraktor. Semoga penjelasan ini membantu bagi Anda yang ingin membangun dengan memakai jasa kontraktor. Selamat membangun!


________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

One response to “Memakai jasa kontraktor

  1. nama: dhie
    email: dhie3_page@*******.com
    comments: comments on article: "Menggunakan jasa kontraktor": saya pikir artikel ini bagus untuk menambah wawasan bagi amsyarkat kita, o ya kalau boleh saya minta tolong dimana alamat kalau ada listing nama kontraktor yang bergerak di bidan konstruksi, khususnya di daerah – daerah di indonesia.
    website ini:

    nama: mohd al-aziem bin mohd zahari
    email: m.aziem@*****.com
    comments: sya nk tahu macam mana nak jdi seorang kontraktor?dan ape kelulusn yang dimahukan?

    astudio:
    Untuk menjadi kontraktor, sebaiknya Anda mengambil jurusan Sipil bila di Indonesia, atau civil engineering. Selain itu Anda harus memiliki pengetahuan di bidang pekerjaan pembangunan rumah, pengetahuan bahan, dan banyak sekali hal lainnya. Yang terpenting, Anda mendapatkan pengalaman dahulu.

    nama: Fernando
    email: email_jopakita@*****.com
    comments: comments on article: "Menggunakan jasa kontraktor": Bagaimana jika dana untuk anggaran pembangunan rumah belum memungkinkan mengadakan kontrak sekaligus (mis. 3 bulan) untuk pembangunan rumah.apakah bisa diadakan kontrak per bulan atau per prestasi kerja?bagaimana cara dan pedomannya?
    website ini: Very Good

    name: ade2103@*****.com
    komentar: comments on article 'Memakai jasa kontraktor':
    artikel ini bagus & lengkap. mungkin bisa ditambahkan beberapa kesalahan-kesalahan dalam masa pekerjaan konstruksi dan pekerjaan finishing.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s