Furniture Tempat Tidur (Bed) yang ramah lingkungan

I built a bed.astudioarchitect.com Furniture bed saat ini dibuat dari beragam material yang eco-friendly. Mulai dari kayu daur ulang, bambu, anyaman eceng gondok, dan sebagainya. Kriteria material furniture bed yang berwawasan lingkungan sebenarnya simple saja, misalnya tidak memakai kayu dengan menebang pohon, atau memiliki andil terhadap kerusakan lingkungan. Jikalau memakai kayu pun, harus dipikirkan untuk menggunakan kayu yang dapat dibudidayakan dengan cepat, atau dapat ditebang, kemudian ditanam kembali dalam waktu relatif singkat.

Furniture beds currently made of various materials that are eco-friendly. Starting from recycled wood, bamboo, woven water hyacinth, and so on. Criteria of furniture materials are environmental friendly bed simple fact alone, for example, do not use wood to cut down trees, or have contributed to environmental damage. If using wood too, should be considered for the use of wood can be grown quickly, or can be logged and then replanted in a relatively short time.

Hanging

Bila kita memakai bed dari bambu, misalnya, yang merupakan material dari tanaman bambu yang mudah ditanam dan dipanen dalam lima tahun, maka kita membantu mengurangi penggunaan kayu. Selain itu, bambu juga dapat ditanam di mana saja di daerah tropis, tidak seperti kayu-kayu tertentu yang membutuhkan lebih banyak treatment khusus. Bambu bisa didapatkan di mana saja, sehingga ia lebih ramah lingkungan. Mengapa? Salah satu faktornya adalah karena untuk mendapatkan bambu, kita tidak perlu memindahkannya dari tempat yang jauh. Namun bambu yang baik untuk furniture bed harus diolah dengan pengawetan yang memadai, sehingga tidak mudah lapuk.
Faktor yang menentukan bahan material furniture bed dikatakan ramah lingkungan atau tidak, bisa juga dilihat dari cara mendapatkannya. Bila kita memakai kayu Kalimantan, misalnya, maka kita akan menebang pohon di Kalimantan, memindahkannya dari Kalimantan ke pulau tempat kita tinggal, dan baru menggunakannya. Proses ini membutuhkan kita menebang, kemudian mencemari lingkungan dengan polusi kendaraan yang dibutuhkan untuk memindahkannya.
I built a bed.
Material bekas seperti kayu bekas bisa juga dibuat menjadi furniture menarik
Dari segi desain, tidak mengherankan bahwa bed yang dibuat dari bahan selain kayu banyak yang terlihat lebih eksotis, menarik, bahkan modern. Hal ini karena kebanyakan bed dibuat dari kayu, sehingga material lain akan terasa beda. Material kayu bekas memiliki corak kayu yang tua dan terlihat garis-garis kuatnya, dengan sedikit sentuhan desain modern, akan tampil gaya dengan tampilan retro dan terlihat tua. Material rotan, terkenal dengan tekstur kuatnya yang digemari karena dibuat dengan cara dianyam dan butuh kerajinan khusus yang tidak semua orang bisa membuatnya. Dewasa ini, juga dikembangkan bed yang dibuat dari material sintetis yang berasal dari plastik. Bahan sintetis yang mirip rotan ini tidak kalah menariknya dan merupakan bahan alternatif selain kayu.
Dari sisi material, bed yang ramah lingkungan juga dibuat agar tidak menimbulkan polusi dalam ruang tidur. Polusi apakah yang bisa timbul dari material furniture bed? Biasanya kayu olahan dibuat dengan bahan lem sintetis, melamin, cat berbahan dasar minyak, dan beragam material berbahaya lainnya. Bahan konvensional untuk material bed ini tidak ramah lingkungan karena menghasilkan gas berbahaya yang dapat menimbulkan kangker. Untuk lebih amannya, pilihlah bed yang berbahan dasar bahan ramah lingkungan seperti kayu (lebih diutamakan kayu bekas, karena mengurangi penebangan pohon), dan finishing berbahan dasar air dan tidak mengeluarkan gas berbahaya.

If we use bed of bamboo, for instance, which is the material of bamboo plants easily grown and harvested within five years, then we help reduce the use of wood. In addition, bamboo can also be planted anywhere in the tropics, not like a particular wood that require more specialized treatment. Bamboo can be found anywhere, so he is more environmentally friendly. Why? One factor is that to get the bamboo, we do not have to move it from afar. But a good bamboo for furniture beds should be treated with adequate preservation, so to avoid getting rotten.

The factors that determine the bed furniture materials say environmentally friendly or not, can also be seen from how to get it. If we use the wood of Borneo, for example, then we will cut down trees in Borneo, move it to the island of Borneo where we live, and just use it. This process requires us to cut down, and then pollute the environment with pollution vehicles needed to move it.

Materials such as lumber used can also be made into attractive furniture

In terms of design, not surprising that the beds are made of materials other than wood that looks much more exotic, interesting, and even modern. This is because most of the beds made of wood, other materials that will feel different. Wood materials used have an old wooden style and looks strong lines, with a little touch of modern design, will look stylish with a retro look and look old. Materials: rattan, famous for its strong texture is favored because it is made by woven and need special craft not everyone can make it. Today, also developed bed made from synthetic materials derived from plastic. Synthetic materials like rattan is no less interesting and is an alternative material other than wood.

In terms of material, environment-friendly beds are also made so as not to cause pollution in the bedroom. What pollution can arise from the material bed furniture? Wood processing is usually made with synthetic glue, melamine, oil-based paint, and various other hazardous materials. Conventional materials for the bed material is not environmentally friendly because it produces harmful gases which can cause cancer. For more on the safe side, choose a bed-based eco-friendly materials such as wood (wood preferred the former, because it reduces the cutting of trees), and water-based finishing and makes no dangerous gases.

ambiece avec violon...

Desain bed pun harus disesuaikan dengan gaya hidup saat ini yang modern dan dinamis. Furniture dari bahan alternatif selain kayu dapat tampil memukau asalkan didesain dengan baik. Dipadukan dengan matras yang baik dari bahan ramah lingkungan. Dewasa ini, banyak material matras dibuat dari katun dan karet alami yang tidak mengeluarkan gas berbahaya, serta dapat menangkal bakteria secara alami.
Bagaimana kita memilih bed yang baik untuk ruang tidur kita, adalah sebuah pilihan yang menentukan tingkat kesehatan, dan hubungan dengan konsep green design. Alangkah baiknya bila kita memiliki preferensi khusus dalam memilih furniture bed yang ramah lingkungan, sehingga kualitas hidup dan alam menjadi meningkat.

Design of the bed must be adjusted to this lifestyle of a modern and dynamic. Furniture of materials other than wood alternatives can be provided fascinating look well designed. Coupled with a good mattress from environmentally friendly materials. Today, many materials made of cotton mattresses and natural rubber are not hazardous gases out, and can counteract the natural bacteria.

How do we choose a good bed for our bedroom, is a choice that determines the level of health, and relationships with the concept of green design. It would be nice if we have a special preference in choosing furniture eco-friendly beds, so the quality of life and nature to be increased.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s