Tips menata apartemen: masukkan unsur material alami – wawancara dalam koran Sindo

astudioarchitect.com Berbincang tentang penataan apartemen, apa yang perlu diperhatikan saat mendesain interior apartemen? Tentunya tidak sama dengan menata rumah, karena pada dasarnya menata interior apartemen itu mirip seperti menata interior setelah membeli rumah di perumahan. Ruang-ruang sudah ditentukan letak dan ukurannya, sehingga yang bisa kita lakukan adalah mengoptimalkan penggunaan ruang dengan berbagai trik khusus. Pada artikel ini, wawancara dengan koran Sindo yang melibatkan saya, Arimbi Putera (ahli pertamanan), dan Imelda Akmal (Interior books writer). Saya tidak tahu bahwa wawancara dilakukan dengan kedua tokoh tersebut, mengingat saya adalah fans berat mbak Imelda Akmal🙂

Living room with the off white couch cover

Talking about apartment interior design, what to keep in mind when designing an interior design of apartment? Surely not the same as arranging a house, because basically interior of an apartment is a bit like arranging the interior after buying a house on an estate. The rooms has been determined by size, so that what we can do is to optimize the use of rooms with a variety of special tricks. In this article, newspaper Sindo interviewed me, Arimbi Putera (landscaping expert), and Imelda Akmal (Interior books writer). I do not know that the interviews conducted me with both these figures, considering I was a big fan of Imelda Akmal. I still remember, it was an afternoon when the newspaper reporter of Seputar Indonesia (Sindo) called me to interview about the apartment setting. Actually I was not ready for the interview … even though I’ve never ready for any interview either, considering I prefer to write than to talk😛 But that’s okay … This time, the interview was about how to set up apartment interior, since apartments are very popular in big cities. 

Saya masih ingat, waktu itu sore hari ketika wartawan koran Seputar Indonesia (Sindo) menelepon saya untuk mewawancarai perihal penataan apartemen. Sebenarnya saya tidak ready untuk diwawancara… meskipun sebenarnya saya juga tidak pernah ready untuk wawancara apapun, mengingat saya lebih suka menulis daripada berbicara😛 Tapi tidak apa-apa… Wawancara kali ini seputar bagaimana menata apartemen, dimana keberadaan apartemen sudah sangat populer di kota besar.

DALAM KORAN SEPUTAR INDONESIA/ SINDO

JANGAN ragu untuk merombak total konsep hunian di dalam apartemen. Dengan sedikit kreasi, plus sokongan finansial, apartemen bisa disulap sesuai keinginan kita.

Bagi penduduk kota besar, apartemen menjadi pilihan terbaik untuk tempat tinggal. Pasalnya, untuk bisa mendapatkan lahan kosong ataupun rumah di tengah kota jelas tidak mudah. Selain lahan yang sudah semakin menipis, harganya pun selangit.Tak ayal, bisa membeli satu ruangan di bangunan apartemen menjadi sebuah kebahagiaan besar. Itu juga dengan harga yang tidak murah. Padahal, penghuni hanya bisa memiliki hak bangunan gedung, minus lahan dari bangunan tersebut.

BAKOKO Matsudo Mansion Japan

Sementara ruangan yang dimiliki umumnya mempunyai luas terbatas. Meskipun kita memiliki cukup uang, sebesar-besarnya ruangan apartemen yang bisa dimiliki tetap saja punya keterbatasan. Suatu keterbatasan yang cukup mengganggu dibandingkan dengan rumah konvensional. Mau tidak mau penghuni harus pintar mengakali bangunan yang dimilikinya itu.

Mereka harus bisa membuat desain interior yang membuat hunian jadi nyaman untuk ditempati. Sebab, ruangan apartemen fungsinya sama dengan rumah,meski memiliki banyak perbedaan.

“Jelas tidak sama. Menata apartemen memerlukan kelihaian penghuni untuk melakukan desain sesuai kehendaknya. Sebab, apartemen kan dibeli sudah jadi, tidak bisa dibangun semaunya,” kata arsitek Probo Hindarto kepada Seputar Indonesia.

Menurut Probo, mendesain sesuatu yang sudah jadi jelas lebih sulit dibanding membuat sesuatu yang benar-benar baru. Untuk apartemen, penghuni tidak bisa mengubah bagian eksterior.Pasalnya, bagian itu memang sudah dibentuk oleh pengembang. Bagian tersebut memiliki kesatuan dengan eksterior lain di bangunan apartemen itu, sehingga yang bisa dilakukan penghuni adalah mengakali bagian lain yang bisa diolah.

“Yang paling bisa dibentuk oleh penghuni adalah bagian interiornya. Di sinilah penghuni bisa bermain-main dengan desain,” cetusnya.

Probo menambahkan, untuk interior, penghuni patut memperhitungkan segi minimalis serta keefektifan dari interior yang diinginkan. Sebab, dalam apartemen, keterbatasan ruang menjadi persoalan paling utama. Tentu yang paling utama diperhatikan adalah masalah furnitur.Penghuni harus memilih furnitur yang memang tidak memakan ruang serta dapat memberikan kesan luas.

Apartment

“Sangat penting untuk mengakali bagian interior, terutama dalam pemilihan furnitur agar tidak memakan tempat terlalu banyak,” tandasnya.

Selain itu, penghuni juga harus memilih material yang dapat membawa suasana nyaman. Menurutnya, satu hal yang paling sulit didapat penghuni apartemen adalah keasrian alam.Biasanya,ketiadaan lahan membuat penghuni sulit mempunyai taman pribadi. Padahal, adanya suasana alam dapat memberikan ketenangan bagi jiwa sekaligus perasaan nyaman.

“Penghuni bisa memilih material-material alam. Bisa dengan banyak menggunakan unsur kayu atau tanaman hias untuk indoor,” sarannya.

Kehadiran tanaman indoor akan membuat hunian menjadi lebih sehat. Meningkatnya pencemaran lingkungan berdampak negatif pada kesehatan akibat banyak radikal bebas yang bisa membahayakan kesehatan manusia.Polutan merupakan zat yang dapat merugikan kesehatan manusia. Anda mungkin tidak dapat terhindar dari masalah tersebut, tetapi Anda bisa meredamnya dengan berbagai cara. Seperti makan makanan yang banyak mengandung antioksidan.

Cara lainnya adalah dengan meletakkan tanaman hias di dalam ruangan. “Tanaman indoor juga bisa membuat rumah kita jauh lebih fresh dan steril, bebas dari radikal bebas ataupun polusi,” timpal desainer taman Arimbi Putera.

Ada beberapa jenis tanaman hias indoor yang bisa dijadikan pilihan, antara lain dracaena, firus, dan sansiviera. Namun, untuk membuat ruangan tetap sehat, patut diperhatikan bagaimana pemeliharaannya. Selain itu, terbatasnya ruang juga harus dimaksimalkan oleh penghuni. Seperti misalnya penggunaan sekat. Penggunaan sekat harus benar-benar efektif serta seminimalis mungkin.

“Bisa menggunakan sekat transparan ataupun produk kaca yang dapat menggantikan sekat,” tukas Probo.

Sementara itu, arsitek Imelda Akmal mengatakan,pemilihan furnitur menjadi yang paling penting. Menurutnya, tidak perlu harus mengganti furnitur yang sudah ada,tapi yang perlu dilakukan adalah mengakali bentuknya.

“Dalam kondisi seperti itu, furnitur built in bisa menjadi solusi,” ujar Imelda.

Furnitur built in adalah furnitur yang dibuat khusus seukuran dengan ruang yang ada agar terlihat rapi. Di samping itu, konsep built in juga memungkinkan penggunaan ruang secara maksimal karena memanfaatkan setiap jengkal ruang. Misalnya lemari pakaian built in dapat memanfaatkan lebar dan tinggi dinding hingga mencapai langit-langit, sehingga didapatlah ruang penyimpanan yang lebih besar.

“Lemari model built in tidak hanya untuk menyimpan pakaian, tetapi juga perlengkapan lain seperti seprei, selimut, tas, bahkan sepatu,” kata Imelda, yang telah menerbitkan belasan buku tentang dunia arsitektur dan interior.

Selain itu, furnitur modular (wadah besar dengan berbagai ruang simpan) akan menghemat tempat untuk storage. Di bawah kursi ada lemari penyimpan sepatu atau majalah. Di bawah tempat tidur bisa diletakkan buku atau bendabenda yang mungkin memakan tempat.(Koran SI/Koran SI/nsa)

IN THE SINDO NEWSPAPER
DO NOT hesitate to change the concept of an apartment. With a little creativity, plus financial aid, an apartment can be transformed according to our wishes.

For big city dwellers, apartments become the best choice for a place to stay. The reason, in order to obtain vacant land or a house in the middle of the city certainly is not easy. In addition to areas that had been thinned out, the price is rising high. If one can buy an apartment building it is a big happiness. It is also the price which is not cheap. In fact, residents could only have the right of buildings, minus the land of the building.

While the rooms are generally in limited area. Although we have enough money, the maximum space that can be owned apartments still have limitations. A disturbing limitations compared with conventional houses. Dwellers inevitably have to outsmart the smart building that he or she owned.

They should be able to create interior designs that create a comfortable dwelling for occupancy. Therefore, the function of rooms inside apartment is the same with a house, despite a lot of difference.

“Obviously not the same. Arranging an apartment, the dwellers need ingenuity to design at will. For a flat bought ready-made, can not be built at will,” said architect Probo Hindarto to Seputar Indonesia.

According to Probo, designing something that is already exist is obviously more difficult than making something totally new. For apartments, residents can not change the exterior. Because, part of it is already established by the developer. These sections have unity with other exterior apartment building, so that what residents can do is to outsmart the other parts.

“The most aspect can be formed by the residents is its interior. This is where residents can “play” with the design,” he said.

Probo added that for the interior, residents should take into account the minimalist aspect as well as the effectiveness of the desired interior. Because, in an apartment, the limitations of space becomes the main issue. Of course the most important note is that the problem of choosing furnitures. The kind that would not take much space and can give wider impression of space.

“It is important to outsmart the interior, especially in the selection of furniture that does not take place too much,” he said.

In addition, residents also need to select materials that can bring comfortable atmosphere. According to him, one of the most difficult thing to get is  the feeling of nature. Usually, lack of land makes residents difficult to have a private garden. In fact, the atmosphere can give peace to the soul and feeling comfortable.

“Residents can choose natural materials. Use the many varieties of wood elements or ornamental plants for indoors,” he advised.

The presence of indoor plants will create a more healthy occupancy. Decreasing environmental pollution and affect occupant’s health. Free radicals can harm the health human. Polutan substance that can harm human health. You may not be able to avoid these problems, but you can muffle a variety of ways. Like eating food that contains lots of antioxidants.

Another way is to put plants in the room. “Indoor plants can also make our homes much more fresh and sterile, free from pollution or free radicals,” said landscape designer Arimbi Putera.

There are several types of indoor ornamental plants which can be options, such as Dracaena, firus, and sansiviera. However, to make room stay healthy, should be noted how maintenance. In addition, the limited space should also be maximized by the residents. Like for example the use of screens. Use insulation to be truly effective and seminimalis possible.

“It could use a transparent screen or glass product that can replace the screen,” said Probo.

Meanwhile, Imelda Akmal said that furniture selection to be the most important aspect. According to her, we do not need to replace existing furniture, but that needs to be done is to outsmart the form.

“In such conditions, built in furniture can be a solution,” said Imelda.

Built-in furniture is furniture made specifically with the size of the existing space to make it look neat. In addition, the concept of built-in also allows maximum use of space because the use of every inch of space. For example built in wardrobe could use the width and height of the wall until it reaches the ceiling, so that storage space can be greater.

“Built-in cabinet model not only for storing clothes, but also other equipment such as bed linens, blankets, bags, even shoes,” said Imelda, who has published dozens of books on architecture and interior world.

In addition, modular furniture (large containers with a variety of space saving) will save a place for storage. Under the seat there is a shoe closet or magazine. Under the bed can put a book or things that may take place. (Koran SI / SI Newspapers / nsa)
________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2008 astudio Indonesia. All rights reserved.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s