Rumah pak Luthfi: mengikuti bentuk lahan agar selaras

Galeri desain rumah astudioarchitect.com
Desain ini kami hadirkan, setelah agak lama astudio tidak menghadirkan display desain rumah yang melalui konsultasi arsitek profesional. Sebenarnya proyek desain ini juga sudah agak lama, kami buat untuk pak Luthfi di BSD, Jakarta. Sejak awal, prioritas desain yang dibuat di astudio adalah untuk mengatasi bentuk lahan yang trapesium. Sejak kami menangani lahan trapesium di desain rumah bu Dini, kami agak sering menangani desain serupa. Proses desain kami awali dengan membuat 3 buah denah dengan berbagai alternatifnya, yang kemudian menjadi satu denah yang dianggap paling sesuai untuk keluarga beliau.

This design we present, after a while no house design presented here. Actually, this design project was a bit long, we made it for Mr Lutfi in BSD, Jakarta. From the beginning, the priority made in the design is to overcome the land forms which is trapezoid. Since we have dealed with trapezoid land for a house early before, we rather often handle similar design. We begin the design process by creating 3 varieties of alternative plans, which later became a blueprint that is considered most suitable for his family.

Dari hasil desain denah ini, kemudian kami lanjutkan dengan membuat modelling 3 dimensinya, sehingga terlihat berbagai aspek yang sebelumnya tidak tampak pada waktu hanya denah saja. Hal-hal ini misalnya, apakah bentuk jendela sesuai untuk ruangan ini, atau ruangan itu. Ventilasi apakah sudah cukup, atau masih kurang. Tentunya hal seperti ini tidak bisa diketahui bila desain hanya denah dan tampak saja.

From the results of plan design, we proceed to create 3-dimensional modeling, so it reveals different aspects that were not visible at the time it’s only plan. For example, how is the form of a window according to a room. Ventilation is sufficient, or still less. Surely something like this can not be known when the design was in 2 dimensional.

Desain alternatif 1 yang diajukan

Desain alternatif 2 yang diajukan

Setelah melalui sekitar 5 atau lebih proses konsultasi dengan pak Luthfi, kami merespon dan memperbaiki desain hingga sekiranya sudah mendekati keinginan klien serta prinsip-prinsip desain dalam astudio. Misalnya, dari bentuk atap yang kami berikan dua alternatif, dipilih salah satunya oleh pak Luthfi sebagai desain atap yang paling mendekati keinginannya. Perubahan lain, misalnya mengurangi warna-warna yang dirasa terlalu terang, dan menggantinya dengan yang lebih ‘kalem’.

After going through about 5 or more process of consultation with Mr. Lutfi, we have improved the design until it was approaching the wishes of the client and the design principles in astudio. For example, the roof forms that we provide two alternatives, one chosen by Mr. Lutfi as a roof design that most closely to his desires. Other changes, such as reducing the colors that feel too light, and replace it with a more ‘calm’ color.

Hasil desain final setelah proses konsultasi beberapa kali

Prinsip-prinsip desain seperti mempertahankan kesinambungan antara ruang dalam (bangunan) dan ruang luar (taman dan lingkungan) dicoba untuk dihadirkan semaksimal mungkin. Misalnya bahwa bangunan mengikuti bentuk lahan seperti prinsip yin dan yang yang selalu mencoba ‘menaati’ bentuk lahan sehingga selaras dan tidak menjadi desain yang terkesan menentang alam.

Design principles such as maintaining continuity between the interior space (buildings) and outer space (gardens and the environment) tried to present the maximum extent possible. For example that the building follows the form of land like the yin and yang principle, of always trying to ‘obey’ the form of land so that it becoes a harmony and not to be opossed against the designs of nature.

*Saya teringat perbincangan dengan rekan arsitek Nino Haris, Aditya LS dan Hermawan tadi malam di angkringan… Kita bisa membuat denah rumah diatas kertas dengan begitu mudah… tapi menciptakan kesan dan pengalaman ruang yang baik itu membutuhkan intuisi yang sangat kuat; intuisi seorang arsitek.

________________________________________________

by Probo Hindarto

© Copyright 2009 astudio Indonesia. All rights reserved.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s