Belajar dari karya arsitek I.M. Pei

[artikel khusus] astudioarchitect.com Belajar dari arsitek-arsitek kelas dunia, artikel ini saya tujukan untuk mereka yang tertarik dengan arsitektur, bangunan yang dipilih adalah bangunan yang menurut saya menarik, bukan karya seluruhnya dari arsitek yang bersangkutan. Topik ini tentang seorang arsitek bernama I M Pei dengan karya-karyanya yang dapat dikategorikan sebagai arsitektur modern ‘monumentalism’. IM Pei adalah arsitek berketurunan Cina yang lahir di Canton, Cina pada tahun 1917. Pei menyelesaikan studinya di Shanghai dan pada tahun 1938, masuk Massachusetts Institute of Technology (MIT) hingga tahun 1940, dilanjutkan dengan mengambil gelar master dari Harvard School of Design.

Sebagaimana kita ketahui, monumen memang dapat membuat siapapun tertarik, karena bangunan monumental cenderung menarik perhatian baik karena skalanya, perbedaan ukuran, bentuk, hubungan dengan landscape, maupun makna yang dikandung bangunan. Banyak karya IM Pei merupakan jenis arsitektur monumental seperti Luce Chapel, National Center for Atmospheric Research, National Gallery of Art di Washington, serta perluasan Museum Louvre, Paris. Dalam artikel ini, hanya dua bangunan I.M Pei yang saya sajikan🙂

Luce Chapel
Menarik untuk memperhatikan bahwa arsitektur yang menumental dapat membawa suasana baru pada lingkungan disekitarnya. Belajar dari karya IM Pei, originalitas desain adalah kunci dasar dari desain yang berhasil. Pada saat ini pun, originalitas tetap memegang peranan saat bekerja dengan proyek-proyek berskala besar. Bangunan-bangunan ini bila dapat dirancang secara berbeda (namun masih dapat diterima) seringkali menjadi bahan pembicaraan, bahkan seperti karya seni yang patut diapresiasi.

Luce Chapel pada bagian luarnya, terlihat disini struktur beton yang seakan menjadi plastis, karena bentuknya. Sketsa oleh Probo Hindarto

Model 3D bangunan Luce Chapel. Klik untuk melihat dalam bentuk 3Dimensi

Luce Chapel adalah karya IM Pei berupa kapel dalam lingkungan kampus Universitas Taichung di Taiwan. Konstruksinya meniru bentuk tenda atau atap tradisional yang terlihat melengkung. Sistem konstruksinya merupakan struktur ruang dengan beton waffel yang sebenarnya kaku, namun karena bentuknya yang plastis jadi terlihat seperti atap tenda dari luar. Didalam, struktur ini memiliki garis-garis waffel yang menarik karena menimbulkan tekstur permukaan yang sangat kuat.

National Gallery of Art, Washington
Rancangan IM Pei yaitu perluasan National Gallery of Art di Washington pada tahun 1978 termasuk karyanya yang sukses, karena meningkatkan jumlah pengunjung ke gallery seni tersebut. Bentuk denahnya merupakan komposisi segitiga-segitiga yang menjadikannya memiliki atmosfer ruang yang berbeda dari National Gallery of Art sebelumnya.

Rancangan yang menggunakan banyak permainan geometri ini menjadi

National Gallery of Art IMG_3784

Dengan bentuk bangunan yang berasal dari denah bangunan yang sama sekali baru, tampaknya I.M Pei ingin mengangkat sesuatu yang menjadi kontras dengan lingkungan sekitarnya, namun bagaimanapun juga tetap berhubungan karena bangunan baru dikondisikan untuk menjadi pelengkap dari bangunan sebelumnya. Dalam bangunan ini Pei menggunakan unsur geometri segitiga sebagai dasar dalam desain denah serta banyak elemen bangunannya.

Washington DC: National Gallery of Art - East Building

Inside the National Gallery of Art

Inside the National Gallery of Art
________________________________________________

by Probo Hindarto

ENGLISH VERSION:  Learning from the architect I.M Pei

Learning about works of my favourite architects, this article I aimed for those interested in architecture, the buildings chosen here are the most interesting in my opinion, not entirely the work of the architect. This topic is about an architect named IM Pei with his works that can be categorized as modern architecture ‘monumentalism’. IM Pei is a Chinese architect of Chinese descent who was born in Canton, China in 1917. Pei completed his studies in Shanghai and in 1938, entered the Massachusetts Institute of Technology (MIT) until the year 1940, followed by taking a master’s degree from the Harvard School of Design.

As we know, a monument is to make everyone interested, because the monumental buildings tend to attract attention both because of its scale, differences in size, shape, relations with landscape, and the meaning of the building contained. Many IM Pei’s work is a kind of monumental architecture such as the Luce Chapel, the National Center for Atmospheric Research, the National Gallery of Art in Washington, and the expansion of the Louvre Museum, Paris. In this article, only two IM Pei building I present:)

Luce Chapel

Interesting to note that menumental architecture can bring a new atmosphere in the surrounding environment. Learning from the work of IM Pei, design with originality is the key foundation of a successful design. At this time too, originality still plays a role when working with large scale projects. These buildings can be designed if an acceptable differenciation often becomes the subject, even as the worthy work of art appreciated.

Luce Chapel on the outside, seen here as the concrete structure becomes plastic, because of its shape. Sketches by Probo Hindarto

Luce Chapel is the work of IM Pei in the University campus environment Taichung in Taiwan. Construction imitating the form of tents or traditional roof that looks curved. System construction is a concrete structure with space waffel that is realy stiff, but because of its plastic formed roof was like a tent from the outside. Inside, these structures have waffel of interesting lines due to surface texture which is very strong.

National Gallery of Art, Washington

The design of the expansion of IM Pei’s National Gallery of Art in Washington in 1978, including one his successful work, because the increasing number of visitors to the art gallery. Diagram form formed a composition of the triangles that make them have a different atmosphere from the National Gallery of Art before.

With the form of buildings from the plan of building an entirely new, IM Pei seems to want to raise something to contrast with the surrounding environment, but somehow stayed in touch for new buildings that are conditioned to be a complement of the previous building. In this building Pei using triangular elements as the basic geometry of the design elements of the plan and many buildings.

_______________________
By Probo Hindarto

© Copyright 2009 astudio Indonesia. All rights reserved.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s